Personel Satgas Perbatasan jadi Tenaga Pendidik di Kabupaten Malaka

Jakarta, IDM – Prajurit TNI terus melaksanakan pembinaan teritorial di setiap menjalankan tugas. Salah satunya melalui kegiatan mengajar yang dilakukan oleh personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas).
Melalui Pos Ailala Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad menjadi tenaga pendidik bagi siswa Sekolah Dasar Katolik Ailala di Desa Alas Utara, Kabupaten Malaka, Sabtu (25/7).
Baca Juga: Bangga! Lettu Rahayu Irjayanti Jadi Warga Kehormatan Paspampres
Dalam kegiatan tersebut, para personel memberikan materi pelajaran, pembinaan karakter, nilai kedisiplinan, hingga cinta tanah air.
Selain itu, siswa juga diajak untuk membiasakan diri dalam menjaga lingkungan sekolah, hormat kepada guru dan orang tua sebagai bekal membentuk karakter generasi penerus.
Baca Juga: Top! Kolonel Marinir Yudo Herdyanto Borong 3 Penghargaan di Cina
Dengan menjadi tenaga pendidik di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan memiliki rasa cinta Tanah Air,” tulis siaran pers Penerangan Kostrad, Senin (27/7).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































