HANKAM

Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Padamkan Kebakaran Rumah Warga
Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Sambas, IDM - Aksi cepat tanggap dalam penanganan kebakaran, berhasil dilakukan oleh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas dengan menaklukan si jago merah yang membakar salah satu rumah warga di Dusun Mauludin, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (25/1/2021).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa di Mako Satgas, Entikong, Kabupaten Sanggau, menjelaskan bahwa saat terjadi kebakaran di salah satu rumah warga, tetangga korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat melalui jaringan telepon, untuk meminta bantuan memadamkan api. “Kemudian 5 orang personel Pos Temajuk langsung bergerak cepat mendatangi tumah tersebut,” ucapnya.

“Setibanya di lokasi, dengan cepat personel Pos Temajuk Satgas Yonif 642 menggunakan peralatan yang ada berupa semprotan air dan ember, bersama dengan masyarakat bahu membahu untuk memadamkan api, dengan harapan api tersebut tidak menjalar ke rumah berikutnya,” tambahnya.

Dansatgas mengatakan bahwa aksi cepat tanggap personel Satgas Pamtas Yonif 642 Pos Temajuk dan masyarakat berhasil memadamkan api, sehingga kebakaran tidak meluas ke rumah lainnya. “Namun akibat kejadian tersebut menyebabkan Bapak Solihin dan anaknya mengalami luka bakar ringan di bagian badan dan kaki serta kerugian materil berupa satu unit rumah habis terbakar beserta isinya,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian dan untuk kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

Danpos mengatakan bahwa berdasarkan keterangan dari Bapak Solihin selaku pemilik rumah yang sehari-hari menjual bensin eceran, kejadian bermula pada saat Bapak Solihin sedang menuangkan bensin ke dalam botol, kemudian tanpa ia sadari anaknya yang sedang bermain didekatnya menghidupkan korek api, tanpa diduga api dengan cepat menyambar dan membakar rumah dan seisinya.

Sementara itu, apresiasi dan rasa bangga diungkapkan masyarakat atas kepedulian personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Temajuk, selain menjaga perbatasan, kepedulian anggota Pos Pamtas juga terlihat pada saat membantu masyarakat memadamkan api yang melanda rumah warga.

Bapak Faisal selaku Kepala Dusun Mauludin mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan. “Luar biasa Bapak TNI, terimakasih banyak atas bantuannya sehingga api tidak menjalar kemana-mana, semoga Bapak TNI diberi rezeki berlimpah, dan Tuhan melindungi Bapak TNI,” ucapnya. (Pen Satgas Yonif 642). (rgp/wan)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.