HANKAM

Personel Lanud Sutan Sjahrir Percepat Pemulihan Lingkungan Pascabencana di Kota Padang

Satgas Penanggulangan Bencana Alam
Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Lanud Sutan Sjahrir melakukan pembersihan lingkungan di salah satu kompleks di kota Padang yang terdampak banjir bandang. (Foto: Dok. Instagram @lanud_sutan_sjahrir)

Jakarta, IDM – Para personel Lanud Sutan Sjahrir yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Kompleks Banda Gadai Permai, Kota Padang, Sumatra Barat, Selasa (6/1), yang sebelumnya terdampak banjir bandang.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Satgas Gulbencal Lanud Sutan Sjahrir bersama warga serta relawan Yayasan Kemah Peduli dan Sinergi Kebaikan Bersama.

Baca Juga: Pangdam XIII Merdeka Lepas 71 Personel Bantu Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Sulut

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses normalisasi lingkungan serta memulihkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi warga secara bertahap.

Satgas Penanggulangan Bencana Alam
Kegiatan pembersihan lingkungan yang terdampak banjir bandang di salah satu kompleks di kota Padang. (Foto: Dok. Instagram @lanud_sutan_sjahrir)

“Para prajurit bergotong royong dan bahu-membahu bersama masyarakat membersihkan lumpur, sisa material kayu, serta sampah yang menumpuk di rumah warga dan fasilitas umum,” tulis Penerangan Lanud Sutan Sjahrir, dikutip dari unggahan Instagram @lanud_sutan_sjahrir, Selasa (6/1).

Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Wahyu Bintoro mengungkap bahwa kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh jajarannya akan terus dilaksanakan hingga kondisi lingkungan benar-benar pulih.

Baca Juga: KSAU Tegaskan Peran Strategis Instruktur dalam Membentuk Karakter dan Mentalitas Penerbang TNI AU

“Upaya ini kami lakukan secara berkelanjutan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dan beban yang dirasakan warga dapat berkurang. TNI AU hadir untuk membantu dan mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan,” ujarn Wahyu.

Ia menambahkan, kehadiran prajurit TNI AU tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman, harapan, serta dukungan moril bagi warga yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.