Personel Brimob Juara I Menembak di Piala Panglima TNI

Jakarta, IDM – Bripda Fuad Sendi Firmansyah, personel Kompi 3 Batalion C Resimen I Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri, berhasil meraih Juara satu kategori Menembak Front 600 Meter dalam ajang Piala Panglima TNI Cup yang digelar di Lapangan Tembak Cilodong, Minggu (20/9).
Dilansir dari keterangan Humas Resimen 1 Pelopor, Senin (21/9), keberhasilan Fuad tersebut menjadi bukti bahwa melalui latihan yang disiplin, kemampuan yang terasah, serta semangat pantang menyerah akan berbuah hasil maksimal.
Baca Juga: Korps Hukum TNI AD: Jadi Teladan dan Jaga Kehormatan
"Personel Brimob senantiasa siap memberikan kemampuan terbaik dalam setiap tugas dan perlombaan," tulis keterangan Humas Resimen 1 Pelopor.
Untuk diketahui lomba menembak Piala Panglima TNI berlangsung selama tiga hari, 18–20 September 2026 dan resmi ditutup Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Minggu (20/9).
Baca Juga: TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal Pantau Karhutla di Riau
Lomba ini mempertandingkan sejumlah kategori, yaitu IPSC Level 2, Non-IPSC, Eksekutif 20 Meter, Falling Plate, Senapan 100 Meter, Senapan 300 Meter, Senapan 600 Meter, dan Air Rifle. Peserta berasal dari unsur TNI, Polri, masyarakat, serta komunitas olahraga menembak.
Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat sportifitas di antara TNI, masyarakat dan komunitas olahraga menembak.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































