Persiapan Latma Non-ASEAN, TNI dan Uni Emirat Arab Orientasi Medan di Sukabumi

Jakarta, IDM – TNI bersama tentara AB-PUE Uni Emirat Arab tengah melakukan orientasi medan di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 6 Antralina, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (23/7).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, kegiatan orientasi medan tersebut untuk mempersiapkan latihan gabungan bersama non-ASEAN yang melibatkan prajurit TNI dan AB-PUE Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Pesan Aspers KSAU kepada Ratusan Perwira Prajurit Karier TNI AU: Miliki Karakter dan Integritas
Perwira Pembantu Madya (Pabandya)-3 Latgabma Non-ASEAN Letkol Laut (P) Dwi Herdian, mengungkapkan orientasi medan bertujuan mengetahui kondisi dan situasi medan terkini serta sebagai gambaran untuk menerapkan secara langsung rencana yang dibuat di home base.

"Sehingga latihan dapat berjalan sesuai rencana dan diharapkan nantinya penyelenggaraan latihan satuan dapat berjalan dengan baik," kata Dwi.
Baca Juga: Marinir TNI AL Matangkan Rencana Operasi Amfibi Latma Rimpac 2024 Hawaii
Pada kesempatan tersebut, tim dari Staf Operasional (Sops) TNI bersama AB-PUE Uni Emirat Arab meninjau beberapa fasilitas daerah latihan, seperti garis tembak untuk sniper, mortir 60 mm, penembak senjata mesin ringan (SMR) dan senjata mesin sedang (SMS).
"Kemudian juga meninjau lapangan tembak untuk pistol, senapan jarak 200 meter, barak, gedung BP serta diakhiri dengan peninjauan lokasi untuk latihan bertahan hidup di hutan (jungle survival)" pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































