Persiapan HUT TNI, Danpuspomau: Bukti Kesiapsiagaan

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Udara, Marsda TNI Daan Sulfi memimpin apel kesiapan defile dan pasukan Pam Rolakir di Halim, Jakarta, Jumat (19/9).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 yang akan berlangsung pada 5 Oktober mendatang.
Baca Juga: 550 Komcad Matra Laut Jalani Latihan Dasar Militer di Surabaya
Pada apel tersebut, Daan memeriksa kerapian personel dan kesiapan kendaraan operasional yang akan berpartisipasi pada upacara puncak HUT ke-80 TNI.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur siap tampil dengan maksimal.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Pomau dalam defile bukan hanya simbol eksistensi, tetapi juga bukti kesiapsiagaan sebagai bagian integral dari pertahanan negara.
Baca Juga: Panglima TNI Minta Satgas Berikan Pelayanan Kesehatan melalui Puskesmas di Papua
“Melalui penampilan pasukan Rolakir dan defile kendaraan operasional, kita ingin menunjukkan profesionalisme, kedisiplinan dan kesiapan operasional yang tinggi kepada masyarakat dan dunia internasional,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima, Senin (22/9).
Pada puncak HUT nanti, pasukan yang terlibat antara lain motoris Wara (Wanita Angkatan Udara), pasukan Pam Rolakir, hingga kendaraan kawal roda dua dan roda empat. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































