HANKAM

Peroleh Anugerah Warga Kehormatan Basarnas, KSAU Tegaskan Komitmen TNI AU dalam Operasi SAR

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memperoleh anugerah Warga Kehormatan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono memperoleh anugerah Warga Kehormatan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam Forum Dialog dan Sarasehan Basarnas yang digelar di kantor pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta, Kamis (12/2).

Penganugerahan tersebut diberikan atas kontribusi, dedikasi, serta peran strategis Marsekal TNI Tonny dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescure/SAR) di Indonesia.

Baca Juga: Danpuspom TNI: Bentrokan Personel Yonif TP dan Polres Mappi karena Miskomunikasi

Dalam forum bertajuk “Penguatan Basarnas dalam Sistem SAR Nasional” tersebut, KSAU menegaskan kembali komitmen TNI Angkatan Udara untuk terus mendukung operasi SAR serta penanganan bencana di berbagai wilayah tanah air.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan personel yang dapat dikerahkan sewaktu-waktu guna memastikan respons yang cepat, tegas, dan terkoodirnasi.

Forum Dialog dan Sarasehan Basarnas
Forum Dialog dan Sarasehan Basarnas yang digelar di kantor pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

Tonny menjelaskan, TNI Angkatan Udara selama ini telah menyiapkan berbagai unsur pendukung , termasuk pesawat dan personel terlatih, sebagai bagian dari dukungan terhadap tugas kemanusiaan. Kesiapan tersebut dinilai penting karena operasi SAR kerap berlangsung dalam situasi darurat yang membutuhkan kecepatan dan sinergi lintas instansi.

Tonny kemudian mengungkap bahwa berbagai pengalaman penanganan bencana TNI AU di sejumlah wilayah pada akhir Oktober 2025 menjadi bahan pembelajaran berharga bagi kesiapsiagaan nasional.

Baca Juga: TNI AL Resmi Boyong KRI Canopus, 3 Tahun Digarap di Jerman

“Respons cepat dan kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam membantu masyarakat terdampak bencana, terutama ketika situasi berkembang dengan cepat dan tidak terduga,” ungkap KSAU dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (13/2).

Selain KSAU, anugerah yang sama juga diberikan kepada Kepala Staf Angkatan darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNi Suharyanto, berserta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga lainnya. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.