Pernah Pimpin 3 Pasukan Elite, Kini Mayjen Suhardi jadi Aster Panglima TNI

Jakarta, IDM – Mayor Jenderal Suhardi resmi menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI setelah prosesi serah terima jabatan di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (10/11).
Sertijab dipimpin Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon, bebarengan dengan sertijab Asisten Intelijen Panglima TNI.
Suhardi menggantikan posisi Mayjen Jimmy Ramoz Manalu yang mengemban jabatan Aster Panglima TNI sejak Agustus 2025.
Baca Juga: HUT ke-80 Korps Marinir, 9 Prajurit Dapat Bedah Rumah
Sebelumnya, Suhardi menjabat Panglima Kodam XIII/Merdeka yang membawahi provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo sejak Desember 2024.
Sepak terjang Suhardi
Suhardi merupakan abituren Akademi Militer 1990. Ia dari kecabangan Infanteri satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
“Mayjen TNI Suhardi memiliki latar belakang Infanteri dan Kopassus, dikenal sebagai perwira berpengalaman dalam bidang operasi militer dan intelijen,” tulis keterangan Koopssus TNI.

Spesialisasinya adalah penanggulangan teror. Suhardi pernah menjabat Komandan Batalion 812/Sat81 Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus pada periode 2004 hingga 2007.
Baca Juga: Sertijab Dua Asisten Panglima TNI: Mayjen Rio Firdianto Resmi Jabat Asintel, Mayjen Suhardi Aster
Setelahnya, ia mengemban amanah menjadi Danyonif Raider 900/Satya Bhakti Wirotama pada 2007 hingga 2009.
Suhardi juga pernah menjabat Komandan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI, yang membawahi tiga pasukan elite TNI yaitu Kopassus, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), dan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), pada November 2023.
Suhardi kemudian ditunjuk menjadi Pangdam XIII/Merdeka per Desember 2024. Terakhir, ia sempat memimpin sidang sub panitia pusat penerimaan calon bintara di Markas Kodam Merdeka, Manado, pada Minggu (6/11). Empat hari berselang, ia resmi dilantik menjadi Aster Panglima TNI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































