Permudah Tugas Kopasgat TNI AU di Papua, KSAU Berikan Bantuan Kendaraan Dinas

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melakukan kunjungan kerja di Lanud Yohanes Kapiyau (Yku) dan Satuan Radar 243 (Satrad 243) Timika, Papua, Selasa (10/1).
Pada kesempatan tersebut, Fadjar meninjau pembangunan sejumlah fasilitas di Lanud Yku seperti apron helikopter dan taxi way serta memberikan bantuan 23 unit kendaraan dinas operasional jenis trail.
Puluhan kendaraan bermotor tersebut diberikan kepada para personel TNI AU dan diharapkan dapat membantu mereka dalam menjalan tugas harian.

“Bantuan kendaraan dinas diperuntukkan sebagai sarana pergerakan pasukan Satgas Kopasgat TNI AU yang bertugas di 12 pos yang ada di Papua. Keberadaan-kendaraan tersebut diharapkan dapat mendukung dan mempermudah prajurit dalam melaksanakan tugas,” ungkap KSAU dikutip dari keterangan Dispenau.
Bantuan motor dari KSAU tersebut secara simbolis diterima oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI M. Tonny Harjono untuk selanjutnya dapat digunakan oleh para prajurit.
Baca: Siapkan Pasukan Perdamaian, PMPP TNI Buka Latihan Pratugas Kontingen Garuda
Menutup kunkernya di Lanud Yku dan Satrad 243 Timika, apresiasi dan ucapan terima kasih pun tak lupa disampaikan KSAU kepada jajaran personel TNI AU yang telah bertugas dengan baik dan maksimal. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































