HANKAM

Perkuat Soliditas, KSAU Sematkan Wing Kehormatan Penerbang TNI AU kepada 10 Pati TUDM

M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memberikan penghargaan Wing Kehormatan Penerbang TNI AU kepada salah satu Pati TUDM. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyematkan Wing Kehormatan Penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) kepada sepuluh perwira tinggi (Pati) Angkatan Udara Malaysia (Tentera Udara Diraja Malaysia/TUDM).

Penyematan penghargaan tersebut dilakukan di Air Warfare Centre (AWC), Markas Pemerintahan Operasi Udara, Malaysia, Kamis (6/11).

Baca Juga: Sandang Pangkat Prada, 600 Lulusan Semata PK A-90 Resmi jadi Prajurit Baru TNI AU

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Sabtu (8/11) menjelaskan, Wing Kehormatan Penerbang TNI AU diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dalam mempererat kerja sama di antara kedua angkatan udara.

“Penyematan Wing Kehormatan ini menjadi simbol kehormatan dan kepercayaan, sekaligus mempererat hubungan kerja sama pertahanan udara antara Indonesia dan Malaysia,” jelas Dispenau.

M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono (kanan) dan Panglima TUDM Panglima TUDM Jen Dato’ Sri Haji Muhamad Norazlan bin Aris (kiri) saat acara penghargaan Wing Kehormatan untuk Pati kedua angkatan udara. (Foto: Dok. Dispenau)

Adapun nama-nama Pati TUDM yang meraih Wing Kehormatan tersebut adalah Panglima Angkatan Bersama Lt Jen Dato' Pahlawan Zahani bin Hj Zainal Abidin, Panglima Pendidikan dan Latihan Udara Lt Jen Dato' Muhammad Tarminzi bin Hj Mustapha, dan Panglima Wilayah Udara I Mej Jen Dato' Mahadzer bin Amin.

Baca Juga: TNI AL dan Singapura Perkuat Kerja Sama Keamana Maritim, Fokus Selat Malaka dan Laut Natuna

Tiga Pati lainnya yakni Panglima Wilayah Udara II Mej Jen Dato' Hj Norli Hisham bin Alwi, Asisten Ketua Staf Perancangan Pertahanan Mej Jen Amer Mahmud bin Abdul Rahman, serta Asisten Ketua Staf J3 Markas Angkatan Bersama Mej Jen Dato' Tong Veng Leong.

Kemudian, terdapat nama Asisten Ketua Staf Operasi dan Strategi Mej Jen Dato' Hj Saharuddin bin Mansor, Asisten Ketua Staf Perancangan dan Pembangunan Mej Jen Mohd Sani bin Omar, Ketua Staf Markas Pemerintahan Operasi Udara Mej Jen Ramli bin Mohd Abd Jabar, dan Ketua Pengarah Perancangan Pembangunan Mk ATM Mej Jen Omar bin Hj Dawami. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.