Perkuat Pertahanan Udara, 20 Prajurit Arhanud Dalami Taktik Operasi Mistral

Jakarta, IDM – Sebanyak 20 prajurit Batalion Arhanud (Yonarhanud) 10/ABC menggelar Penataran Latihan Menembak Mistral. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Pentahapan Pendidikan di Pusdik Arhanud sebagai bagian dari upaya satuan dalam memantapkan keterampilan, pengetahuan, serta kesiapan prajurit dalam mengoperasikan sistem pertahanan udara.
Dilansir dari keterangan Penyonarhunud 10/ABC, Selasa (29/9), Komandan Batalion Arhanud 10/ABC, Letkol Arh Bachtiar Nizar Zulmy mengatakan penataran diikuti prajurit dari berbagai Batalyon Arhanud di Indonesia dengan materi yang disesuaikan dengan tugas dan fungsi satuan. Para prajurit mendapatkan pembekalan mengenai karakteristik sistem Mistral, prosedur pengoperasian, teknik dan taktik penggunaan, hingga aspek keselamatan selama pelaksanaan latihan.
Baca Juga: KSAL Boyong Para Mantan Pimpinan TNI AL, Rumuskan Doktrin Operasi KRI Sriwijaya
"Kemampuan prajurit tidak dapat diperoleh secara instan, tetapi harus dibangun melalui proses latihan yang terukur, disiplin, dan berulang. Latihan ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme prajurit. Kuasai setiap materi yang diberikan, pahami prosedur, dan selalu utamakan faktor keselamatan dalam setiap kegiatan,” kata Bachtiar.

Kegiatan berlangsung secara bertahap dan terarah dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, disiplin, ketelitian, serta keselamatan latihan. Melalui penataran tersebut, setiap prajurit diharapkan mampu memahami prosedur penggunaan Mistral secara baik dan benar serta memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.
Baca Juga: TNI AD dan BAPETEN Siapkan Prajurit Andal Nubika Tanggap Bahaya Nuklir
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan penataran juga menjadi sarana untuk memperkuat kekompakan dan koordinasi antarpersonel. Kemampuan individu maupun kerja sama tim menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas satuan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































