Perkuat Pertahanan NKRI, Masyarakat Pulau Seram Inginkan Kehadiran TNI AL

Jakarta, IDM - Masyarakat Pulau Seram di Provinsi Maluku sangat menginginkan kehadiran TNI AL di wilayahnya.
Keberadaan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon sangat diperlukan untuk memperkuat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sebagian besar wilayah merupakan lautan.
Dalam hal ini, Lantamal IX Ambon mendapatkan kunjungan kerja dari Camat Kecamatan Bula dan dan Sekertaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Sekban Kesbangpol) wilayah Seram bagian timur, untuk bersinergi dengan TNI AL.
Pada kesempatan tersebut, Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, mengapresiasi dengan rencana pengembangan Pos Angkatan Laut (Posal) menjadi Pangkalan TNI AL (Lanal), Selasa (10/1).
Baca: Pindad Demo Alat Bidik Optik dan Senapan Terbaru, Ini Spesifikasinya
"Kondisi pulau seram sangat strategis dari sisi kemaritiman, terkait sumber daya alam laut yang sangat besar maka kehadiran Lanal menjadi tuntutan di masa sekarang," ujar Said dikutip dari laman TNI AL, Rabu (11/1).
Ia berharap, dengan dibangunnya kerja sama tersebut kedua pihak dapat saling bersinergi untuk memperkuat wilayah pertahanan NKRI dan juga memaksimalkan hasil potensi maritim. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































