HANKAM

Perkuat Ketahanan Pangan di Natuna, Lanud RSA Buka Lahan Baru Seluas 2,5 Hektare

Lanud RSA.
Lanud RSA membuka lahan baru seluas 2,5 hektare untuk memperkuat ketahanan pangan di Natuna. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Lanud Raden Sadjad (RSA) membuka lahan baru seluas 2,5 hektare di area RSA Farm, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (25/2).

Langkah tersebut merupakan wujud komitmen Lanud RSA dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang tengah digiatkan oleh pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto. Pembukaan lahan ini juga menjadi langkah strategis untuk mendukung ketersediaan bahan pangan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Askomlek KSAU: Keamanan Siber dan Pemanfaatan AI Harus Jadi Perhatian Serius

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Lanud RSA dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Lahan yang baru dibuka ini akan dimanfaatkan untuk berbagai jenis tanaman pangan, termasuk sayuran dan buah-buahan, yang sebelumnya telah berhasil dipanen di RSA Farm,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya dikutip Rabu (26/2).

Lanud RSA.
(Foto: Dok. Dispenau)

Baca Juga: Pantau Penyaluran MBG, Dandim 1708: TNI AD Dukung Anak Papua Sehat dan Cerdas

Lanud RSA terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada guna memperkuat ketahanan pangan lokal serta mendukung program nasional dalam mewujudkan swasembada pangan. “Dengan adanya lahan tambahan, diharapkan produksi pertanian dapat meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi personel Lanud RSA serta masyarakat sekitar,” sambung Dispenau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.