Perkuat Kerja Sama, Sejumlah Personel TNI Kunjungi KBRI Canberra

Jakarta, IDM – Sejumlah perwira TNI yang sedang menjalani pendidikan dan bertugas di Australia mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra, Rabu (15/1).
Mengutip keterangan Puspen TNI pada Kamis (16/1), audiensi yang dilakukan para personel TNI diterima langsung oleh Duta Besar RI untuk Australia, Siswo Pramono serta Atase Pertahanan Australia, Laksma Yusliandi Ginting.
Baca Juga: Puspenerbal Soroti Pengadaan Pesawat Intai Maritim dan Helikopter Multi-peran
Pada kesempatan tersebut, Siswo mengapresiasi kiprah para perwira dan menyebut pendidikan dan pelatihan yang mereka tempuh saat ini sebagai peran strategis dalam memperkuat hubungan bilateral bidang pertahanan kedua negara.
Ia pun menjelaskan gambaran perkembangan geopolitik global serta pentingnya kerja sama strategis antara Indonesia dan Australia kepada para personel TNI.
"Keberadaan personel TNI di Australia adalah wujud sinergi yang mendukung stabilitas dan keamanan di kawasan," ujarnya.
Baca Juga: Rotasi Kepemimpinan, Marsma TNI Arifiani Nur Dwiyanto Resmi Menjabat Danlanud Sultan Hasanuddin
Selain itu, Siswono mengatakan kunjungan yang dilaksanakan para perwira juga memperkuat hubungan antara TNI, KBRI Canberra, dan Kantor Athan dalam rangka mendukung keberhasilan tugas personel TNI di luar negeri.
"Melalui pendidikan dan pelatihan di Australia, personel TNI tidak hanya meningkatkan kapasitas diri tetapi juga memperkokoh jalinan kerja sama pertahanan kedua negara," tutur Siswo. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































