Perkuat Kerja Sama Pertahanan, TNI dan Angkatan Tentera Malaysia Susun Komitmen Bersama

Jakarta, IDM – TNI dan Angkatan Tentera Malaysia menggelar sidang ke-18 high level committee (HLC) Malaysia–Indonesia di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (11/11).
Sidang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) Jenderal Tan Sri Mohd Nizam bin Hj Jaffar.
Dalam sambutannya, Panglima Agus menyampaikan apresiasi atas kehadiran Panglima Angkatan Tentera Malaysia beserta seluruh delegasi.
Baca Juga: Sesko TNI Gelar Latihan Yudha Darma, Para Pasis Susun Rancangan Kontingensi Perang Modern
Agus menegaskan pentingnya forum HLC Malindo sebagai wadah strategis untuk memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara.

HLC menjadi momentum untuk menyusun komitmen bersama program kerja yang berdampak langsung pada efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas di lapangan.
“Kemitraan Indonesia–Malaysia tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merupakan wujud ikatan persaudaraan yang kuat,” tulis siaran Pusat Penerangan TNI, Rabu (12/11).
Baca Juga: Akhiri Pengabdian di Militer, Enam Perwira Tinggi TNI AU Purnatugas
Agus mengatakan, sidang ke-18 HLC Malindo merupakan agenda strategis untuk mengevaluasi secara komprehensif atas capaian kerja sama dan merancang kolaborasi pertahanan ke depan.
“Agenda yang telah terlaksana merupakan kontribusi signifikan bagi peningkatan kapabilitas prajurit serta pemeliharaan stabilitas kawasan,” kata Panglima TNI.
Adapun sidang ke-18 HLC Malindo dihadiri oleh pejabat tinggi dari kedua angkatan bersenjata dan para pejabat kementerian terkait. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































