HANKAM

Perkuat Ideologi Pemersatu Bangsa, TNI AD bersama BPIP RI Gelar Seminar Kebangsaan

Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Ali Akhwan.
Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Ali Akhwan. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menggelar seminar kebangsaan dalam rangka sosialisasi penguatan kebangsaan pada TMMD ke-120 di wilayah Kodim 0726/Sukoharjo.

Seminar yang diberi tajuk "Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa Indonesia" ini digelar di hotel Grand Mercure Solo Baru, pada Selasa (28/5) ini diikuti oleh 500 peserta yang berasal dari berbagai unsur di masyarakat, meliputi pemerintah daerah, aparatur sipil negara, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga mahasiswa di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya.

Baca Juga: Panglima TNI Terima Gelar Derajat Tertinggi Adat Melayu Kepulauan Riau

Komandan Resor Militer (Danrem) 074/Warastratama, Kolonel Inf Ali Akhwan menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada BPIP RI atas sinergi yang terjalin dalam menggelar kegiatan tersebut. Ia juga menekankan tentang peran penting Pancasila sebagai ideologi negara sekaligus alat pemersatu bangsa, yang seyogyanya dapat diimplementasikan oleh seluruh komponen bangsa Indonesia.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila adalah dasar yang menguatkan persatuan bangsa kita. Dalam dinamika global dan sosial, nilai-nilai Pancasila harus selalu menjadi pedoman," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Informasi BPIP RI Agus Moh. Najib selaku pembicara utama di seminar tersebut menegaskan tentang pentingnya aktualisasi nilai-nilai Pancasila oleh seluruh komponen bangsa.

Baca Juga: Serda Triyono Jadi Lulusan Terbaik Diktukba TNI AD Tahun 2024

Ia juga menjelaskan mengenai sejarah panjang bangsa Indonesia mulai dari zaman kerajaan, hingga era kemerdekaan, untuk menunjukkan betapa pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membentuk bangsa Indonesia yang majemuk, dengan Pancasila sebagai dasar negara.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan di tengah masyarakat," tandas Agus. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.