HANKAM

Perkuat Hubungan Bilateral, Wakil Asintel KSAU Terima Kunjungan RMAF

Yudy Mandega dan Mohd Amin bin Mohd Nor
Waasintel KSAU, Marsma TNI Yudy Mandega (kiri) dan delegasi Royal Malaysian Air Force (RMAF) yang dipimpin Kepala Bagian Materiel dan Logistik Pangkalan Udara (PU) Sendayan Lieutenant Colonel (Lt. Col) Mohd Amin bin Mohd Nor, di Markas Besar TNI Angkatan Udara, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (19/8). (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Dalam rangka bagian dari Junior Office Exchange Program (JOEP), Wakil Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Udara (Waasintel KSAU), Marsma TNI Yudy Mandega, menerima kunjungan delegasi Royal Malaysian Air Force (RMAF) di Mabesau, Jakarta Timur, Selasa (19/8).

JOEP merupakan program pertukaran perwira muda antara TNI Angkatan Udara dan RMAF. Program tersebut bertujuan mempererat kerja sama, meningkatkan pemahaman, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di bidang pertahanan udara.

Baca Juga: Gunakan Helikopter Caracal, Menhan Sjafrie Ajak Tiga Menteri Tinjau Batalyon Teritorial Pembangunan di Cibitung

Selain membahas aspek kerja sama, kegiatan ini juga menjadi sarana para perwira muda untuk saling bertukar pengalaman dan wawasan mengenai dinamika kedirgantaraan.

Melalui JOEP, kedua angkatan udara diharapkan semakin memperkokoh kemitraan strategis, sekaligus berkontribusi positif dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.

JOEP TNI sendiri adalah program pertukaran perwira muda antara TNI dan angkatan negara lain.

Baca Juga: Validasi Organisasi Marinir: Danpasmar 1 Digantikan Mayjen Ili Dasili, Danpasmar 2 Mayjen Oni Junianto

Program ini melibatkan perwira-perwira muda TNI untuk bertukar pengalaman dan wawasan dengan melibatkan perwira dari negara lain.

Kegiatan ini umumnya meliputi kunjungan ke markas, diskusi, dan berbagai kegiatan lain yang bertujuan untuk membangun hubungan baik dan saling pengertian. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.