Perjalanan Karier Letjen TNI Mohammad Fadjar, Dari Ajudan Jokowi Sampai Jabat Panglima Kostrad

Jakarta, IDM – Letjen TNI Mohammad Fadjar resmi menjabat Panglima Kostrad setelah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin upacara serah terima jabatan di Mabesad, Jakarta, Senin (30/12).
Fadjar yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI menggantikan posisi Letjen TNI Mohammad Hasan dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 pada 6 Desember 2024.
Perwira tinggi Akmil 1993 dari satuan Infanteri ini kerap menempati menduduki posisi strategis selama kariernya sebagai prajurit. Awal kariernya, ia sempat menjabat Komandan Batalion 23 Grup 2 Kopassus di tahun 2008. Pria kelahiran Ambon, 14 Agustus 1971 ini kemudian melanjutkan kariernya di satuan Infanteri sebagai Komandan Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus pada 2015 lalu.
Baca Juga: KRI Teluk Youtefa Angkut Hunian Sementara untuk Korban Erupsi Lewotobi
Ia kemudian menjabat sebagai ajudan Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di awal-awal kepemimpinannya yakni pada 2015-2016.
Usai menjabat sebagai ajudan Jokowi, adik dari Irjen Pol Khrisna Murti ini berpindah tugas menjadi Danrindam IV/Diponegoro.
Lalu pada periode 2018-2020, ia menjabat sebagai Danrem 031/WB, Komandan Pusdikter Kodiklatad pada 2020-2022 dan Kasdivif 2/Kostrad sejak Januari sampai September 2022.
Pada 2022 hingga 2023, Fadjar kembali mendapat mutasi dan ditugaskan sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjamin Mutu Universitas Pertahanan (Unhan).
Baca Juga: Tahun 2025 TNI AD Fokus Bangun Fasilitas Kesatuan dan Alustsista
Fadjar kembali dimutasi untuk menempati posisi Direktur Jenderal Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan di awal tahun 2023 hingga 2024, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang saat itu menjabat Menteri Pertahanan.
Usai menjabat Dirjen Pothan, Fadjar mendapatkan amanah sebagai Panglima Kodam III/Siliwangi sejak Februari sampai September 2024.
Belum lama ia menjabat Pangdam Siliwangi, ia mendapat promosi bintang tiga sebagai Komandan Kodiklat TNI yang bertahan tiga bulan dan kini menjabat sebagai Panglima Kostrad. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































