Perintah Pangkostrad Ramai-ramai Prajurit Tes Urine

Jakarta, IDM – Sesuai perintah Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Mohamad Hasan, para prajurit Kostrad ramai-ramai langsung tes urine.
Seperti terlihat di Yonkav 1/Badak Ceta Cakti yang bersama BNN kota Depok menggelar pemeriksaan urine terhadap 365 orang personel bertempat di Mako Yonkav 1/BCC Depok pada Kamis (14/11). Selanjutnya Divisi Infanteri 2 Kostrad juga menggelar acara Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta sidak urine prajurit, yang dilaksanakan di Madivif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (12/11).
Menurut Pangkostrad dalam arahannya, seperti dikutip dari Penkostrad, Senin, (18/11) penekanan ini juga berlaku pada judi online (judol).
Baca Juga: HUT Ke-79 Marinir, Dankormar Tunggu Prabowo Pulang: Beliau Pasti Ingat Kami
"Kepada Seluruh Prajurit Kostrad, berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI serta dalam rangka mendukung program Asta Cita 2024, saya menegaskan kembali bahwa judi online dan narkoba merupakan salah satu pelanggaran serius yang tidak dapat ditoleransi di lingkungan TNI khususnya Kostrad," kata Hasan.
Lebih lanjut Hasan mengatakan sanksi tegas tanpa kompromi akan diberikan jika ada setiap prajurit yang terbukti terlibat dalam aktivitas judol dan narkoba.
"Akan dikenakan sanksi berat sesuai dengan hukum militer yang berlaku, hingga pemecatan dari dinas TNI. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran yang merusak kehormatan dan nama baik Kostrad," tegas Hasan.
Ia pun meminta para Komandan satuan wajib meningkatkan pengawasan terhadap anggotanya terkait potensi pelanggaran, khususnya judi online dan narkoba. Setiap indikasi atau laporan keterlibatan prajurit harus segera ditindaklanjuti dan dilaporkan ke Komando Atas.
Baca Juga: TNI AD Gagalkan Penyelundupan Mobil Land Cruiser dari Malaysia, Harganya Lebih dari 1 Miliar
"Berikutnya seluruh satuan diwajibkan untuk melaksanakan sosialisasi rutin mengenai bahaya judol maupun narkoba dan dampak negatifnya terhadap prajurit dan institusi. Adakan kegiatan pembinaan mental dan disiplin untuk memperkuat moral serta etika prajurit," kata Hasan.
Ia juga memastikan Satgas Penegakan Hukum Kostrad akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk memantau dan menindak pelanggaran, termasuk judol dan narkoba. Prajurit diminta untuk aktif melaporkan jika mengetahui atau mencurigai rekan yang terlibat dalam aktivitas ini.
"Saya menegaskan bahwa prajurit Kostrad adalah garda terdepan dalam menjaga kehormatan bangsa dan negara. Tidak ada ruang bagi pelanggaran moral khususnya seperti judol dan narkoba di dalam institusi ini. Jadilah prajurit yang berintegritas dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan," tutup Hasan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































