Peringati Hari Juang TNI AD, KSAD Ziarah Terpusat di TMPNU Kalibata

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Rahma Dudung Abdurachman melaksanakan ziarah yang dilaksanakan terpusat dalam rangka Hari Juang TNI Angkatan Darat tahun 2021, di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (14/12).

Ziarah tersebut merupakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Juang TNI Angkatan Darat yang diperingati setiap tanggal 15 Desember oleh segenap prajurit TNI Angkatan Darat baik yang digelar secara terpusat maupun di satuan masing-masing.

Ziarah ke Taman Makam Pahlawan ini, tiada lain sebagai wujud penghormatan dan penghargaan generasi penerus bangsa kepada para pahlawan yang telah berjasa memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan ziarah diawali dengan penghormatan secara terpimpin kepada arwah pahlawan oleh KSAD selaku pimpinan rombongan, peletakan karangan bunga dan diakhiri dengan tabur bunga di atas pusara para pahlawan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































