HANKAM

Pererat Hubungan Pertahanan, Asintel Kas Koopsudnas Terima Kunjungan Delegasi PAF

Yudy Mandega, Muhammad Sharjeel Riaz
Asintel Kas Komando Operasi Udara Nasional Marsma TNI Yudy Mandega dan Captain Muhammad Sharjeel Riaz. (Foto: Dok. Instagram @koops_udara_ nasional)

Jakarta, IDM - Asintel Kas Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) Marsma TNI Yudy Mandega mewakili Panglima Koopsudnas menerima kunjungan delegasi Pakistan Air Force (PAF) di Mako Koopsudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (30/5).

Delegasi PAF terdiri dari Head of Delegation Group Captain Muhammad Sharjeel Riaz dan 15 siswa PAF yang tengah menjalani proses pendidikan setingkat Sesko TNI.

Rangkaian kunjungan mereka ke Indonesia dilakukan dalam rangka study tour. Untuk itu, selain kunjungan ke Mako Koopsudnas, sebelumnya delegasi PAF telah melakukan kunjungan ke Mabesau.

Baca Juga: Pantau Aset Milik TNI AU, Personel Lanud Suryadarma Gelar Patroli Patok

Melansir keterangan Penerangan Koopsudnas dalam instagram @koops_udara_nasional dijelaskan, kunjungan ini dapat meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam sektor pertahanan.

Yudy Mandega, Muhammad Sharjeel Riaz
Asintel Kas Komando Operasi Udara Nasional Marsma TNI Yudy Mandega. (Foto: Dok. Instagram @koops_udara_ nasional)

Selama berada di Mako Koopsudnas, delegasi PAF melakukan peninjuan fasilitas Koopsudnas serta menerima paparan mengenai operasional, fungsi, dan tugas pokok Koopsudnas.

Membahas mengenai Koopsudnas, satuan TNI AU ini memiliki dua tugas pokok. Pertama, tugas Koopsudnas sebagai komando utama operasional adalah menyelenggarakan operasi pertahanan angkatan udara sesuai dengan kebijaksanaan Panglima TNI dan penegakan hukum, serta menjaga keamanan di wilayah udara guna mendukung tugas TNI AU.

Baca Juga: Bertemu KSAD Italia, Jenderal Dudung Dukung Kerja Sama Bilateral, Apa Saja?

Adapun tugas Koopsudnas lainnya adalah sebagai komando utama pembinaan yang menyelenggarakan pembinaan dan kemampuan kesiapan operasional satuan dalamjajarannya, serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara guna mendukung tugas TNI Angkatan Udara. 

Koopsudnas memiliki empat unsur pelaksana, yaitu: Komando Operasi Udara (Koopsud) I, II, III, Kopasgat yang membawahi Lanud, Kosek, Wing Udara Pasgat, Batalyon Pasgat, Skadron, Satuan Radar, Satuan Rudal, Detasemen. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.