Perdana ke Mabes TNI, Menhan Sjafrie Bahas Reformasi Birokrasi Pertahanan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membahas sejumlah agenda penguatan pertahanan dalam pertemuannya dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, salah satunya mengenai reformasi birokrasi pertahanan.
Hal tersebut disampaikan oleh Sjafrie dalam kunjungan pertamanya ke Markas Besar (Mabes) TNI di Cilangkap, Jakarta, Selasa (29/10) pascadilantik sebagai Menteri Pertahanan periode 2024-2029.
Sjafrie mengatakan kepada Agus bahwa penguatan pertahanan untuk TNI tidak hanya fokus terhadap pemeliharaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga pentingnya pembinaan personel.
Baca Juga: TNI AD Kirim Helikopter MI-17V5 dan 10 Prajurit ke Filipina
Selain itu, Sjafrie juga menyebut perlunya membentuk regulasi reformasi birokrasi pertahanan untuk pembinaan personel TNI.

"Kita perlu membentuk suatu regulasi reformasi birokrasi pertahanan agar pembinaan personel dan kebijakan pertahanan dapat sejalan dengan karakteristik pertahanan," ujar Sjafrie, dikutip dari keterangan Humas Kementerian Pertahanan.
Baca Juga: Tiba di Lanud Supadio, Delegasi TNI AU dan RSAF Bersiap Jelang AMX Latma Camar Indopura 2024
Sjafrie berharap para perwira muda dilibatkan sebagai tim asistensi dalam penyusunan kebijakan strategis. Hal ini merupakan upaya untuk memformulasikan kaderisasi kepemimpinan di lingkungan TNI.
"Langkah ini diharapkan akan mempersiapkan mereka untuk memegang jabatan penting di masa depan," kata Sjafrie.
Pada kesempatan tersebut, pertemuan Sjafrie dan Agus turut didampingi oleh Wakil Menhan Donny Ermawan Taufanto hingga Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali dan KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































