Perdana, Jerman Berikan Medali Penghargaan kepada Kapal Perang Indonesia

Jakarta, IDM – Pertama kalinya Jerman melalui Kementerian Pertahanan memberikan medali penghargaan (German Medal) kepada kapal perang Indonesia, dalam hal ini KRI Diponegoro-356 yang bertugas sebagai penjaga perdamaian PBB di Lebanon.
Pemberian German Medal diberikan oleh Komandan Maritime Task Force (MTF) Laksamana Muda Richard Kesten kepada seluruh awak KRI Diponegoro-365 yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) MTF TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-O UNIFIL, Beirut, Senin (30/12).
Baca Juga: Perjalanan Karier Letjen TNI Mohammad Fadjar, Dari Ajudan Jokowi Sampai Jabat Panglima Kostrad
"Mini merupakan pertama kali nya di berikan oleh Kementerian Pertahanan Jerman kepada kapal perang Indonesia," ungkap Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata yang menghadiri upacara German Medal Award tersebut, dikutip dari laman TNI AL, Selasa (31/12).
Adapun alasan pemberian German Medal Award dikarenakan dedikasi satgas atau KRI Diponegoro-365 dalam peningkatan kerja sama militer antara Indonesia dan Jerman selama bertugas di UNIFIL.
"Saya sangat mengapresiasi mengapresiasi kinerja Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL atas dedikasinya menunjukkan kinerja yang baik dan menjaga nama negara Indonesia di kancah internasional," ucap Denih.
Baca Juga: KRI Teluk Youtefa Angkut Hunian Sementara untuk Korban Erupsi Lewotobi
Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O dan KRI Diponegoro-365 yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, akan memasuki masa akhir penugasan, setelah 14 bulan bertugas menjadi pasukan penjaga perdamaian di Lebanon, sejak awal 2024.
Nantinya, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL dengan unsur KRI Sultan Iskandar Muda-367 dipersiapkan untuk menggantikan KRI Diponegoro-365, pada pertengahan Januari 2025. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































