Perdana, 23 Prajurit Marinir TNI AL Tampil di Bastille Day Prancis

Jakarta, IDM – Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir tampil di Hari Nasional Prancis atau Bastille Day sebagai bagian dari kontigen satuan tugas (satgas) Patriot II Indonesia.
Untuk pertama kalinya, puluhan prajurit dari Pasmar 3 di bawah pimpinan Letda (Mar) Nasrullah itu menorehkan prestasi di kancah internasional dengan tampil memukau saat parade militer di Champs-Élysées, Paris, Senin (14/7).
Komandan Pasmar 3 Brigjen (Mar) Andi Rahmat M, mengutarakan rasa bangganya karena partisipasi Indonesia, khususnya Korps Marinir di Bastille Day pada tahun ini menjadi momen istimewa.
Baca Juga: Kemenko Polkam: Wilayah Perbatasan Bukan Hanya Benteng Terdepan Kedaulatan Negara
"Penampilan mereka menjadi sorotan karena disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto, serta tamu kehormatan dari berbagai negara," ungkap Andi, dikutip dari keterangan Pasmar 3, Selasa (15/7).

Andi menceritakan, para prajuritnya itu mengenakan seragam kebanggaan TNI saat melangkah tegap dengan penuh wibawa. Penghormatan tegas dan gerakan baris-berbaris yang serasi memukau masyarakat di Paris.
"Prajurit Pasmar 3 menghadirkan citra Korps Marinir yang profesional, modern, dan siap bersinergi dalam misi perdamaian global," ucapnya.
Baca Juga: Kolaborasi TNI di Papua Bangun Sekolah Taruna untuk Ciptakan Bibit Unggul
Kontingen satgas Patriot II Indonesia terdiri dari 451 personel gabungan TNI dan taruna TNI-Polri, terbagi dalam pasukan defile berjumlah 262 orang dan 189 personel drumben taruna. Lagu nasional "Maju Tak Gentar" dimainkan oleh drumben taruna untuk mengiringi derap langkah pasukan yang berjalan di sepanjang Champs-Élysées.
"Ini bukan hanya kehormatan bagi Pasmar 3, tapi juga kebanggaan nasional. Mereka adalah duta bangsa yang menunjukkan Korps Marinir Indonesia siap bersaing di panggung dunia," tutup Andi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































