Percepat Pemulihan Infrastruktur, TNI AD Kerahkan 4 Alat Berat ke Tukka

Jakarta, IDM – Upaya mempercepat pemulihan infrastruktur dan akses bagi masyarakat terdampak bencana, Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) TNI AD mengerahkan empat unit alat berat ke Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (14/1).
Alat berat tersebut diberangkatkan Posko Terpadu Kodim 0211/Tapanuli Tengah dari GOR Pandan pada pagi hari.
Baca Juga: Tinjau Markas Yon TP 827/MCY Kaltim, Menhan Sjafrie: Tugas Kalian Menemukan dan Menghancurkan Musuh
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, mengatakan pengerahan alat berat merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
“TNI akan terus hadir dan bersinergi dengan instansi terkait agar akses masyarakat kembali normal dan kegiatan warga dapat segera pulih,” kata Kapendam.
Baca Juga: Dubes Prancis Sambangi Koarmada II di Surabaya, Ini yang Dibicarakan
Alat berat yang dikerahkan terdiri dari dua unit buldoser dan dua unit ekskavator. Seluruhnya disiapkan untuk mendukung penanganan dampak bencana di sejumlah titik prioritas di Kecamatan Tukka.
Setibanya di lokasi, dua unit buldoser langsung digunakan untuk membuka dan membersihkan akses jalan yang tertutup material bencana. Satu unit ekskavator difungsikan untuk normalisasi aliran sungai, sementara satu unit ekskavator lainnya difokuskan pada pekerjaan pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sigiring-giring. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































