Percepat Hasil Riset, TNI AL Akan Kembangkan Alutsista Siap Pakai

Jakarta, IDM – TNI AL bersama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemhan membahas rencana pengembangan sistem teknologi pertahanan nasional yang lebih kuat dan unggul.
Hal tersebut diungkapkan saat Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) KSAL Laksamana Muda Tri Harsono mengunjungi Balitbang Kemhan, di Jakarta, Selasa (6/5).
Baca Juga: TNI AD Komitmen Terus Bangun Fasilitas Rumah untuk Prajurit
"Era dinamika geopolitik global saat ini menuntut TNI terus berinovasi dan beradaptasi menghadirkan sistem komunikasi dan teknologi pertahanan yang unggul, terintegrasi, dan mandiri," ungkap Tri, dikutip dari laman TNI AL, Rabu (7/5).
Melalui kunjungan tersebut, Tri mengatakan TNI AL ingin menggali lebih jauh arah kebijakan Balitbang Kemhan.
"(TNI AL) ingin menjajaki ruang kolaborasi yang lebih intensif serta mendorong percepatan hilirisasi hasil riset ke bentuk produk siap pakai yang dapat langsung mendukung tugas pokok satuan operasional TNI AL," katanya.
Baca Juga: Sebanyak 1.000 Prajurit TNI Diterjunkan Bangun Karawang
Tri juga berharap adanya sinkronisasi peta perencanaan yang berkelanjutan (roadmap) terhadap litbang, antara Kemhan dan TNI AL sehingga hasil riset benar-benar relevan, efisien, dan selaras dengan kebutuhan di medan operasi.
"Selain itu, penting juga adanya keterbukaan dan kemitraan dengan pihak industri dalam negeri untuk mendorong kemandirian dan keberlanjutan teknologi pertahanan nasional," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































