Perangi Terorisme, Presiden Prabowo Sepakat Kolaborasi dengan Arab Saudi

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto bersepakat dengan Arab Saudi untuk meningkatkan kerja sama dalam memerangi terorisme.
Hal itu terungkap dari pertemuan bilateral antara Prabowo dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7).
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Arkhan Kaka Resmi Jadi Prajurit TNI AD Dengan Pangkat Sersan Dua
Dari keterangan pers yang diterima redaksi dikatakan, Presiden Prabowo dan Pangeran MBS sepakat meningkatkan kerja sama pertahanan antara kedua negara untuk berkontribusi pada pencapaian keamanan dan stabilitas regional dan global.
Kedua pimpinan negara menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama keamanan dan koordinasi pada isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.
Baca Juga: Presiden Prabowo dan Pangeran MBS Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Melalui DKT
“Termasuk memerangi segala bentuk kejahatan, memerangi terorisme dan ekstremisme serta pendanaannya, meningkatkan kerja sama di bidang keamanan siber, bertukar informasi, keahlian, dan pelatihan,” ujar Prabowo.
“Kita juga sepakat untuk tingkatkan kerja sama dalam bentuk Dewan Koordinasi Tertinggi (Supreme Coordination Council antara pihak Saudi dan Indonesia,” imbuhnya. (ykb)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































