Peran Vital Prajurit Asisten Teknik, Pastikan Munisi Meledak dengan Sempurna

Jakarta, IDM – Prajurit Asisten Teknik (Asnik) ternyata punya peran vital dalam peperangan. Hal ini terlihat dalam latihan menembak senjata kelompok lintas lengkung Yonif 514/TW di daerah latihan Watu Ulo, Jember, Sabtu (30/11/2024).
Dikutip dari postingan instagram @denpaldivif2, Senin (2/12) Komandan Detasemen Peralatan (Dandenpal) Divif 2 Kostrad, Mayor Cpl Edwin Jatmiko Utomo mengatakan dalam latihan tersebut ada satu amunisi GMO CO terjadi bungkam di sasaran (atau tidak meledak).
"Team Asnik Denpal langsung turun tangan dengan cara melaksanakan disposal munisi, dan memastikan semua munisi lain yang ditembakan dapat meledak dengan sempurna di sasaran. Kegiatan latihan menembak lintas lengkung Yonif 514 ini dapat di laksanakan dengan aman dan lancar sampai kegiatan selesai," kata Edwin.
Baca Juga: KSAD Sertijab Dua Jabatan Strategis di TNI AD, Ini Daftarnya
Ia menjelaskan dalam latihan ini materiil yang digunakan antara lain Mortir 81 Tampela, Mortir 60 LR, Mortir 60 CO dan GLM.
"Kegiatan asistensi teknik menembak ini merupakan tugas pokok sebagai prajurit peralatan. Sebagai prajurit yang "ampuh" kita harus mahir menjaga dan menjamin setiap materiil yang ada di satuan rawatan jajaran," kata Edwin. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































