Penuhi Kebutuhan Sarana Operasional, KSAU Serahkan 182 Unit Kendaraan Dinas

Jakarta,IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyerahkan 182 kendaraan dinas (randis) kepada satuan jajaran TNI AU di hanggar skadron udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (19/1). Randis diserahkan oleh Fadjar untuk memenuhi kebutuhan sarana operasional satuan-satuan jajaran TNI Angkatan Udara khususnya di luar Pulau Jawa

Fadjar mengatakan, randis untuk mendukung operasional satuan-satuan jajaran TNI AU. Keberadaan randis diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan motivasi pelaksanaan tugas satuan yang berada di Luar Jawa.
"Kendaraan dinas ini untuk memenuhi kebutuhan sarana operasional satuan-satuan atau lanud-lanud jajaran TNI AU, khususnya satuan jajaran yang ada di luar Pulau Jawa," ujar Fadjar.

Fadjar berpesan, agar kendaraan tersebut dirawat dengan baik, karena berasal dari pajak yang diperoleh dari rakyat.
"Semoga dapat meningkatkan kinerja dan motivasi dalam melaksanakan tugas. Harus kita pahami, kendaraan ini agar dirawat dengan sebaik-baiknya, karena menggunakan anggaran negara yang berasal dari pajak yang diperoleh dari Rakyat," ungkap Kasau.
Fadjar menyerahkan randis secara simbolis kepada perwakilan sejumlah pejabat di antaranya Paban I Skomlekau, Danlanud Husein Sastranegara, Danwing 1 Paskhas, Kadispotdirga Lanud Atang Sendjaja, dan Komandan Skadron Pendidikan 105.

182 unit kendaraan dinas ini meliputi 7 unit bus sedang, 14 mobil sedan untuk kendaraan jabatan, 45 kendaraan operasional (minibus), 16 kendaraan khusus double cabin, dan 100 unit motor caraka untuk operasional Babinpotdirga. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































