HANKAM

Penjelasan Kemhan soal Kapal Swasta Berlogo “Kemhan RI” di Wanam Merauke

Rico Ricardo Sirait
Karo Infohan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI memberikan penjelasan terkait berbagai narasi di media sosial yang mengunggah gambar sebuah kapal swasta berlogo “Kemhan RI” yang bersandar di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Merauke, Papua Selatan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan bahwa kapal tersebut milik swasta yang digunakan untuk program ketahanan pangan.

“Kapal tersebut merupakan kapal milik pihak swasta, yang digunakan untuk mendukung kegiatan dan mobilisasi kebutuhan program ketahanan pangan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Wanam, Papua Selatan, serta wilayah Kalimantan dan Sumatra,” kata Rico kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), Jumat (14/8).

Baca Juga: Delapan Prajurit TNI AD Jalani Sidang Tuntutan Kasus Prada Jack Y. Soor

Rico mengatakan, pengunaan logo Kemhan berkaitan dengan fungsi kapal dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Jadi, yang perlu dipahami adalah kepemilikan kapal tetap berada pada pihak swasta, sedangkan penggunaannya diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” tutur Rico.

Narasi yang beredar di media sosial, kapal bernama “J7 Explorer” itu milik PT Jhonlin Marine Trans.

Indonesia Defense Magazine (IDM) pernah masuk ke dalam kapal tersebut saat berkunjung ke markas Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 861/Maleo Kamur, pada 2 Januari 2026.

Markas Yonif TP 861/Maleo Kamur berada di lokasi proyek strategis nasional (PSN) berupa program cetak sawah satu juta hektare di Wanam, Merauke.

Baca Juga: Flare Pesawat Tempur Diduga Rusak Kaca Mobil Warga, TNI AU Bertanggung Jawab Penuh

Lokasi tersebut dulunya hutan dan rawa, kini diratakan untuk dijadikan markas Yon TP 861.

Markas Yon TP 861 berdekatan dengan wilayah pesisir atau tepi laut, dengan banyak rawa di sekitarnya. Adapun kapal J7 Explorer saat itu bersandar di sebuah dermaga yang baru dibangun di wilayah tersebut.

Rencananya, akan dibangun pelabuhan yang menjadi pintu masuk kapal-kapal dari selatan Papua. Selain itu, akan dibuatkan jalan membentang sepanjang 139 kilometer.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.