HANKAM

Penguatan Alutsista, Lamtamal IV Batam Kedatangan Kapal Tunda TD Daik

Lantamal IV
Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko secara resmi menerima Kapal Tunda TNI AL yang diberi nama TD. Daik. (Foto: Lantamal IV)

Jakarta, IDM – Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko secara resmi menerima Kapal Tunda TNI AL yang diberi nama TD. Daik yang berlabuh di Dermaga Yos Sudarso, Lantamal IV Batam.

TD Daik merupakan kapal jenis (Harbour Tug) produksi swasta dalam negeri PT Dok Bahari Nusantara. Nama daik sendiri diambil dari gunung tertinggi di Kepulauan Riau yang berlokasi di Pulau Lingga dan memiliki ketinggian 1.165 mdpl.

Gunung Daik disebutkan dalam pantun klasik Melayu yang menekankan pentingnya budi pekerti yang baik dan akan tetap dikenang meskipun tubuh telah tiada.

Baca Juga: 1208 Siswa Ikuti Pendidikan Tamtama Zeni TNI AD

Pengadaan kapal tunda ini merupakan bagian dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), yang terdiri atas kapal perang (KRI), pesawat terbang, pasukan marinir, dan pangkalan,” ujar Berkat dikutip dari Lantamal IV, Selasa (22/7).

Berkat menyebut kapal tunda ini menjadi komponen krusial karena memastikan lalu lintas pelayaran dan proses sandar kapal di pangkalan berjalan lancar.

Berkat juga menuturkan nantinya Kapal tunda Daik akan berada di jajaran Koarmada I yang pada saat ini sudah diperkuat dengan KRI yang memiliki dimensi cukup besar.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pertahanan, TNI dan Angkatan Bersenjata Singapura Gelar CARM-Indosin Ke-26

Sehingga dibutuhkan kapal tunda untuk bermanuver lepas maupun sandar Pelabuhan.

“Dengan penambahan kekuatan Alutsista ini, diharapkan juga dapat mendukung pemerintah Kota Batam, maupun Instansi-instansi yang membutuhkan bantuan dari Kapal TD Daik tersebut,” tegasnya.

Adapun kehadiran TD Daik di dermaga Yos sudarso Lantamal IV Batam turut disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan perwakilan instansi maritim kota Batam. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.