Pengkapan Narkoba di Polman, TNI AL Amankan Serbuk Kuning Diduga Fentanyl

Jakarta, IDM – Personel Pos TNI AL (Posal) Polewali Mandar menangkap seorang pria bernama Rahmad saat hendak bertransaksi narkoba di Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Rabu (23/9). Dari tangan warga lokal ini, petugas menyita 1 kilogram serbuk kuning yang diduga kuat merupakan Yellow Fentanyl, jenis narkotika sintetis berbahaya.
Penyergapan oleh jajaran Lanal Mamuju ini sekaligus menggagalkan peredaran ribuan butir obat terlarang di wilayah pesisir Polman. Selain serbuk kuning diduga fentanil, petugas mengamankan 13 paket serbuk putih diduga ketamin dan sekitar 2.000 butir pil koplo.
Baca Juga: Empat Anggota OPM Letakkan Senjata dan Kembali ke Masyarakat, Pangkoops TNI Habema Pimpin Upacara
Komandan Lanal Mamuju Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara mengungkapkan bahwa serbuk kuning seberat 1 kilogram tersebut punya nilai ekonomis yang sangat tinggi di pasar gelap.
"Dari hasil pengamanan, petugas menemukan 13 paket serbuk putih yang diduga ketamin, pil koplo sekitar 2.000 butir, serta satu bungkus serbuk kuning dengan berat sekitar 1 kilogram yang diduga sabu jenis Yellow Fentanyl," ujar Gigih, dikutip dari keterangan Dispenal, Sabtu (26/9).
Gigih menuturkan, penyitaan 1 kilogram serbuk diduga fentanil bernilai Rp1 miliar ini berhasil menyelamatkan sedikitnya 5.000 orang dari ancaman kecanduan zat berbahaya. Dalam penyergapan itu, petugas turut menyita dua botol minuman keras jenis vodka, sepeda motor Honda Scoopy tanpa pelat nomor, serta uang tunai Rp345 ribu dari kantong Rahmad.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Minta Prajurit Yonif TP tak Ikut Tertibkan Miras
Petugas juga mengamankan barang bukti milik rekan pelaku bernama Hasrul, berupa dompet berisi uang Rp377 ribu dan satu unit ponsel Vivo Y16.
Usai pemeriksaan awal di Markas Lanal Mamuju, TNI AL langsung menyerahkan pelaku beserta seluruh barang bukti ke Polres Polewali Mandar untuk proses hukum lebih lanjut. Pihaknya juga menggandeng BNN Makassar guna menguji kandungan kimiawi serbuk kuning dan paket obat tersebut di laboratorium.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































