Penerbang TNI AU Tingkatkan Kesiapan Tempur Malam lewat Pelatihan Night Vision Goggles

Jakarta, IDM – Sejumlah penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) meningkatkan kesiapan tempur malam hari melalui kegiatan bertajuk 'Uji Fungsi dan Pelatihan Night Vision Goggles (NVG)'.
Pelatihan tersebut diikuti penerbang dari Skadron Udara 3, 14, dan 15 Lanud Iswahjudi Magetan; Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru; serta Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, yang mengoperasikan pesawat tempur TNI AU.
Baca Juga: TNI AL Akan Kirim KRI Bung Tomo ke Malaysia untuk Latma Angkatan Laut Asean 2025
Kegiatan yang digelar di Skadron Udara 16, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru pada beberapa waktu lalu tersebut berfokus pada penguasaan teknis perangkat NVG, mulai dari pengenalan sistem hingga simulasi penggunaannya di kokpit pesawat tempur F-16.

Night Vision Goggles (NVG) merupakan kacamata khusus yang memungkinkan para penerbang melihat dalam kondisi gelap atau cahaya sangat minim dengan cara memperkuat cahaya yang ada atau menggunakan teknologi inframerah.
Melalui kegiatan ini, para penerbang tempur TNI AU diharapkan semakin siap melaksanakan misi dengan tingkat akurasi dan kehati-hatian maksimal dalam kondisi minim cahaya.
Baca Juga: Prajurit TNI Bangun Karakter Generasi Muda dan Tanamkan Nilai Nasionalisme di Papua
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi tuntutan operasi udara malam hari yang semakin kompleks,” ungkap Komandan Skadron Udara 16, Letnan Kolonel Pnb Anugrah Gigih Pratama dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Sabtu (26/7).
Ia menambahkan, seluruh rangkaian pelatihan dilaksanakan dengan standar keselamatan tinggi dan dukungan penuh dari tim teknis serta ground crew. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































