HANKAM

Penerbang TNI AL Latihan Operasi Malam, Gunakan Pesawat Piper Archer DX

Pesawat Piper Archer
Pesawat Piper Archer DX yang digunakan Skuadron Udara 200 Puspenerbal untuk latihan terbang malam, di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Selasa (2/9). (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Jakarta, IDM – Skuadron Udara 200 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) menggelar latihan terbang malam di Lanudal Juanda, Selasa (2/9). Latihan ini melibatkan pesawat Piper Archer DX 28-181 sebagai sarana uji keterampilan penerbang menghadapi misi dalam kondisi terbatas.

Komandan Skuadron Udara 200, Mayor Laut (P) Bani Safangat, memimpin langsung jalannya latihan sekaligus ikut terlibat dalam penerbangan yang menggunakan pesawat Piper Archer DX.

Baca Juga: Tiga Batalyon Kavaleri Sukses Taklukkan Musuh dengan Tank Leopard 2A4 dan Tarantula

Ia menjelaskan, latihan malam hari ini dirancang untuk mempertajam naluri terbang prajurit udara TNI AL dalam skenario dengan cuaca dan visibilitas terbatas, yang menuntut keterampilan teknis sekaligus konsentrasi penuh.

“Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan penerbang TNI AL dalam melaksanakan tugas operasi malam hari. Kami berharap melalui latihan ini, penerbang semakin profesional dan siap menghadapi berbagai situasi,” jelasnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Kamis (4/9).

Sejumlah penerbang berpengalaman ambil bagian dengan berbagai skenario, termasuk navigasi malam dan manuver dasar. Latihan ini sekaligus menjadi sarana uji kesiapan personel dalam mendukung operasi udara maritim yang membutuhkan mobilitas dan presisi tinggi pada malam hari.

Baca Juga: Danpasmar 2 Mayjen Oni Junianto Peringatkan Prajurit Marinir Waspada Intervensi Asing

Sementara Komandan Wing Udara 2, Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, menekankan latihan terbang malam mencerminkan komitmen Puspenerbal dalam membangun kekuatan udara TNI AL yang siap tempur setiap saat.

“Melalui latihan ini, kami berupaya menjaga kesiapan dan meningkatkan kemampuan penerbang dalam melaksanakan operasi penerbangan malam dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan,” ungkapnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.