HANKAM

Penerbang Skadron Udara 1 Asah Kemampuan Air Refueling dengan Hawk

Latihan pengisian bahan bakar
Latihan pengisian bahan bakar di udara yang dilakukan penerbang tempur Skadron Udara 1. (Foto: Dok. Instagram @skadronudara1_official)

Jakarta, IDM – ​Para penerbang tempur Skadron Udara 1 mengasah kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air refueling) dengan menggunakan pesawat Hawk dalam latihan yang digelar di Lanud Supadio pada pertengahan Juni 2026.

Dalam unggahan foto Instagram @skadronudara1_official yang dikutip Rabu (24/6), pesawat Hawk tampak menjalani latihan air refueling dengan pesawat Hercules yang memiliki nomor registrasi A-1309. Pesawat tersebut memang difungsikan sebagai pesawat tanker dalam misi pengisi bahan bakar di udara serta pesawat angkut berat.

Baca Juga: TNI AL Sita 1,8 Ton Timah Selundupan di Babel

Latihan air refueling pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesiapan tempur sekaligus memperkuat kemampuan oeprasional para penerbang dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Pesawat tempur Hawk
Pesawat tempur Hawk yang digunakan dalam latihan pengisian bahan bakar di udara oleh penerbang tempur Skadron Udara 1. (Foto: Dok. Instagram @skadronudara1_official)

“Melalui latihan yang dilaksanakan secara profesional dan berkesinambungan, Skadron Udara 1 terus mengasah kemampuan personel untuk mewujudkan TNI AU AMPUH dan siap melaksanakan setiap tugas yang dipercayakan oleh bangsa dan negara,” tulis Skadron Udara 1.

Baca Juga: Isu Penolakan Pembangunan Yon TP Bandung, TNI Tegaskan tak Ambil Lahan Tani

Kemampuan pengisian bahan bakar di udara merupakan salah satu elemen penting dalam operasi udara modern. Melalui langkah tersebut, pesawat dapat memperpanjang waktu terbang serta memperluas jangkauan operasi tanpa harus mendarat untuk mengisi bahan bakar.

Dengan waktu terbang yang lebih lama dan jangkauan yang lebih luas, pesawat dapat merespons berbagai kebutuhan operasi secara lebih cepat serta fleksibel. “Kemampuan ini menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap setiap ancaman terhadap kedaulatan udara nasional,” jelas Skadron Udara 1.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.