HANKAM

Penerbang Muda TNI AU Sukses Terbang Solo dengan Pesawat Hawk 109 di Lanud RSN

M. Fardo Vanditya Leozon
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin memimpin tradisi penyiraman air kembang atas keberhasilan Lettu Pnb M. Fardo Vanditya Leozon terbang solo perdana dengan pesawat tempur Hawk 109. (Foto: Dok. Instagram lanud_roesmin_nurjadin)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) menambah kekuatan pengawak pesawat tempur setelah Lettu Pnb M. Fardo Vanditya Leozon berhasil menuntaskan terbang solo perdananya dengan Hawk 109.

Pencapaian gemilang tersebut menjadi bagian penting dari tonggak sejarah perjalanan karier Lettu Pnb Fardo sebagai penerbang tempur, sekaligus wujud nyata keberhasilan pembinaan dan pendidikan di lingkungan TNI AU.

Baca Juga: Terima Kunjungan Menhan Afsel, Menhan Sjafrie Belajar soal Angkatan Kesehatan

Program terbang solo ini merupakan bagian dari Kursus Konversi Pesawat Tempur Hawk Agkatan ke-XXVI Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin (RSN), Pekanbaru yang diikuti oleh Fardo.

Sebagai bentuk apresiasi, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris memimpin tradisi penyiraman air kembang di Shelter Charlie, Lanud RSN, Selasa (21/10).

M. Fardo Vanditya Leozon
Lettu Pnb M. Fardo Vanditya Leozon berhasil melakukan terbang solo perdananya dengan pesawat tempur Hawk 109. (Foto: Dok. Instagram lanud_roesmin_nurjadin)

Dalam sambutannya, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin menegaskan, keberhasilan yang diraih oleh penerbang muda TNI AU itu juga menjadi bukti konkret atas kesiapan Skadron udara 12 dalam mendukung transformasi TNI AU menuju kekuatan udara modern dan berteknologi tinggi.

Baca Juga: KSAL Lantik 4 Pejabat Strategis, Ada Gubernur AAL

"Pencapaian ini mencerminkan kemampuan satuan dalam menyiapkan penerbang-penerbang profesional yang kelak akan menjadi ujung tombak pengoperasian pesawat tempur generasi baru, Rafale,” ungkap Abdul Haris dikutip dari Penerangan Lanud RSN, Rabu (22/10).

Ia berpesan kepada Lettu Pnb Fardo utnuk terus mengasah kemampuan, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kehormatan sebagai penerbang tempur TNI AU. "Ingat, langit tidak pernah memberi kesempatan kedua bagi yang lengah,” pungkas Danlanud RSN. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.