Penerbang Lanud Iswahjudi Ikuti Latihan Pengeboman Air to Ground, Jaga Profesionalisme dan Kemampuan Tempur

Jakarta, IDM – Para penerbang tempur Lanud Iswahjudi mengikuti latihan pengeboman air to ground di AWR Pulung, Ponorogo dan AWR Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (24/10).
Selain penerbang tempur, seluruh unsur skadron udara di Lanud Iswahjudi beserta alat utama sistem persenjataan (alutsista) turut dikerahkan, seperti pesawat tempur Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14; serta pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15.
Baca Juga: Pengamat Militer Soal Menhan Baru: Optimis Sektor Pertahanan RI Berprospek Cerah
Adapun jenis bom yang digunakan dalam latihan pengeboman air to ground ini adalah Bom Latih BL-25 dan MK-82.

Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Firman Dwi Cahyono mengungkap, latihan ini merupakan langkah Lanud Iswahjudi untuk menjaga serta meningkatkan kesiapan tempur dan profesionalisme para penerbang.
Di samping itu, latihan pengeboman air to ground juga bertujuan untuk melatih kesiapan ground crew dalam menyiapkan pesawat maupun persenjataan (armament).
Baca Juga: Prajurit TNI Kembali Gelar Program Papua Pintar
“Latihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap penerbang siap menghadapi berbagai skenario pertempuran di medan yang sesungguhnya, serta mampu melaksanakan serangan udara dengan tingkat akurasi tinggi,” ujar Firman dikutip dari keterangan Penerangan Lanud Iswahjudi dalam instagram @lanud_iswahjudi, Jumat (25/10).
Sejalan dengan tujuan khusus itu, secara umum, latihan yang sama juga menjadi bentuk komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menjaga kedaulatan wilayah udara NKRI. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































