HANKAM

Penerbang dan Penembak Helikopter TNI AU Tuntaskan Latihan Attack Training Mission

Latihan Attack Training Mission
Latihan Attack Training Mission yang diikuti penerbang serta penembak (gunner) TNI AU. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Sejumlah penerbang serta penembak (gunner) TNI Angkatan Udara (TNI AU) menuntaskan latihan Attack Training Mission (ATM) yang digelar di Air Weapon Range (AWR) Salatri, Cianjur.

Latihan tersebut digelar untuk mengasah kemampuan manuver tempur serta meningkatkan ketepatan tembak terhadap sasaran di darat. Kegiatan melibatkan helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 untuk melaksanakan manuver serta penembakan dalam simulasi Close Air Support (CAS).

Baca Juga: Diplomasi jadi Aksi Nyata: Prabowo Menuju Kairo dan Gaza

Dalam pelaksanaannya, TNI AU juga menggandeng instruktur berpengalaman dari Defense Conseil International (DCI) Prancis. Instruktur memberikan pendampingan langsung kepada para penerbang serta gunner Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja.

“Attack Training Mission tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis penerbangan dan penembakan, tetapi juga membentuk disiplin, ketangguhan, serta kemampuan melaksanakan misi dukungan udara jarak dekat secara efektif,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran pers dikutip Senin (13/10).

Helikopter H225M
Helikopter H225M asal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja yang dikerahkan dalam Latihan Attack Training Mission. (Foto: Dok. Dispenau)

Melalui latihan tersebut, TNI AU berhasil mencetak penerbang yang menguasai Air Combat Manouver, Air Intercept and Close Combat Support, serta teknik penembakan efektif menggunakan window/door machine gun H225M.

Baca Juga: TNI AU-IAF Sepakati Pembentukan Su-30 Forum untuk Koordinasi dan Pelatihan Bersama

Latihan ditutup secara resmi oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja (ATS) Marsma TNI A. F. Picaulima, mewakili Asops KSAU Marsda TNI Suliono, di hanggar Skadron Udara 8 Wing Udara 4, Lanud ATS, Bogor, Jumat (10/10).

“Pelatihan ini merupakan bagian dari tanggung jawab TNI AU kepada rakyat untuk mewujudkan visi TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis), sekaligus memperkuat kesiapsiagaan operasional dalam menjaga kedaulatan udara NKRI,” ungkap Asops KSAU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.