Penekanan Aspek Sosial, Menhan Sjafrie Dorong Prajurit Yon TP Donor Darah Rutin ke Masyarakat

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mendorong prajurit Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan atau Yon TP mendonorkan darah secara rutin ke masyarakat.
Hal itu disampaikan Menhan Sjafrie saat mengunjungi Marshaling Area Yonif TP 938/Pancasona, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (10/6).
Baca Juga: Sisir Laut Natuna Utara, KRI John Lie-358 Pantau Pergerakan Kapal Asing
Sjafrie mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari pembentukan bank darah yang sewaktu-waktu dapat dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan masyarakat maupun fasilitas kesehatan di wilayah sekitar,” ujar Sjafrie, dikutip dari siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, Jumat (12/6).
Menhan menekankan bahwa prajurit Yon TP tidak hanya dituntut memiliki kemampuan militer yang baik, tetapi juga harus mampu menjadi solusi dan penggerak kemajuan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Komandan Yonif TP 938/Pancasona juga memaparkan perkembangan satuan, pelaksanaan program pembinaan teritorial, serta kontribusi prajurit kepada masyarakat selama berada di wilayah penugasan kepada Sjafrie.
Dalam paparan tersebut disampaikan bahwa kehadiran Yonif TP 938/Pancasona selama tiga bulan terakhir telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dari aspek ekonomi, sosial, budaya maupun keamanan.
Baca Juga: Sentil Proyek di Daerah 3T, KSAD Maruli: Kita Kerjakan yang tak Terjangkau Kementerian
“Interaksi yang baik antara prajurit dan masyarakat telah mendorong tumbuhnya rasa kebersamaan serta memperkuat ketahanan wilayah di tingkat lokal,” tulis siaran pers Biro Infohan Kemhan.
Pada aspek keamanan, kegiatan patroli dan sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang dilaksanakan bersama masyarakat dinilai mampu meningkatkan rasa aman dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































