HANKAM

Pendidikan di Sesko TNI, Para Perwira Akan Tempuh 873 Jam Pelajaran

Pembukaan Pendidikan Reguler LIV Sesko TNI TA 2025
Pembukaan Pendidikan Reguler LIV Sesko TNI TA 2025 bertempat di Gedung Serasan Sesko TNI Sesko TNI Bandung, Selasa (5/8). (Foto: Sesko TNI)

Jakarta, IDM – Komandan Sekolah Staf Komando (Sesko) TNI Marsdya TNI Arif Widianto menyebut para perwira yang menjalani pendidikan di Sesko TNI akan menempuh 873 jam pelajaran.

Hal ini dikatakannya saat membuka Pendidikan Reguler LIV Sesko TNI TA 2025 bertempat di Gedung Serasan Sesko TNI Sesko TNI Bandung, Selasa (5/8).

Para siswa lanjutnya akan menempuh 23 mata kuliah, 39 SKS untuk membangun kapasitas kepemimpinan strategis di tingkat nasional dan regional.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Beri Kode TNI Tidak Akan Bentuk Angkatan Siber

Lebih lanjut kata Arif bahwa total ada 111 Perwira Siswa (AD 48, AL 33, AU 30) yang terpilih mengikuti Pendidikan Reguler ke-54 Sesko TNI.

"Pendidikan ini merupakan jenjang strategis dalam pembinaan karier perwira, yang bertujuan membentuk pola pikir strategis, kemampuan analisis konseptual, dan kerja sama lintas matra. Sesko TNI menjadi pusat pembentukan interoperabilitas dan pemantapan visi pertahanan negara," kata Arif dikutip keterangan Penerangan Sesko TNI, Rabu (6/8).

Pendidikan di Sesko TNI katanya juga untuk mempelajari dinamika lingkungan strategis global yang penuh tantangan—seperti ketegangan geopolitik, ancaman non-militer, dan perang hibrida—TNI harus adaptif dan kolaboratif.

Baca Juga: Susunan Upacara Kehormatan Militer: Wapanglima TNI, Pangkopassus, Pangkormar, dan Pangkopasgat Akan Diresmikan

Tugas-tugas ke depan menuntut kerja lintas matra dan sinergi dengan sipil maupun mitra internasional

Terakhir kepada para perwira siswa ditekankan untuk mengikuti pendidikan dengan komitmen, integritas, dan kesungguhan. Kemudian, bangun soliditas dan jejaring lintas matra. Selanjutnya, asah kemampuan berpikir strategis dan pahami doktrin militer gabungan dan Keempat, Jalin komunikasi aktif dengan para pengajar untuk memperkaya wawasan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.