Pendaftaran Calon Tamtama TNI AD Tahun 2025 Capai 107.365 Orang

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengungkapkan data pendaftaran calon Tamtama TNI AD tahun 2025 mencapai mencapai 107.365 orang, dengan jumlah calon tervalidasi sebanyak 38.835 orang.
"Perlu saya jelaskan bahwa animo pemuda Indonesia untuk menjadi prajurit TNI AD justru terus meningkat secara konsisten dari tahun ke tahun. Hal ini tercermin dari data pendaftaran calon Tamtama TNI AD tahun 2025 yang mencapai 107.365 orang, dengan jumlah calon tervalidasi sebanyak 38.835 orang," kata Wahyu dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/6).
Baca Juga: Rencana Latma Orruda 2026 Digelar di Perairan Rusia
Lebih lanjut ia mengatakan animo tersebut tak hanya dilihat dalam jumlah tapi dibuktikan dalam kekonsistenan bahwa persentase keinginan menjadi prajurit TNI AD tiap tahun meningkat.
"Bukan hanya dalam jumlah, kualitas dan semangat nasionalisme generasi muda juga terus meningkat. Hal ini dibuktikan dari realisasi rekrutmen yang secara konsisten melampaui target alokasi formasi. Sepanjang lima tahun terakhir, capaian penerimaan TNI AD selalu di atas 100 persen, bahkan mencapai 114,4% pada tahun 2023," jelas Wahyu.
Untuk diketahui TNI AD kembali membuka rekrutmen prajurit untuk formasi Tamtama dan Bintara Prajurit Karier (PK) Gelombang II tahun 2025. Pendaftaran dibuka hingga 8 Juni 2025, terbuka bagi lulusan SMA/SMK sederajat, dan tidak dipungut biaya.
Baca Juga: Usai Resmikan Sumur Bor di Jambi, KSAD: Kita Siapkan Generasi Penerus
Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai oknum yang meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan panitia, karena hal tersebut dipastikan penipuan.
Calon peserta dapat mendaftar secara online, peserta wajib mencetak formulir dan melakukan verifikasi data di lokasi pendaftaran yang telah ditentukan. Informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui website resmi TNI AD rekrutmen-tni.mil.id. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































