Penataan Kabel Bawah Laut, Pushidrosal Akan Luncurkan Aplikasi E-Pipa Kabel

Jakarta, IDM - Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat, mengungkapkan bakal meluncurkan aplikasi untuk mendukung pemasangan pipa dan kabel bawah laut yang lebih tertata.
Hal tersebut diungkapkan Nurhidayat saat memimpin rapat sosialisasi proses bisnis perizinan pipa dan kabel bawah laut di Mako Pushidrosal, Ancol, Jakarta, Kamis (2/2).
"Ke depan, atas inisiasi dari Menko Marves, Pushidrosal bersama tim nasional dalam waktu dekat akan launching aplikasi e-pipa kabel," ungkap Nurhidayat, dikutip dari keterangan Pen Pushidrosal, Jumat (3/2).
Saat ini sudah banyak surveyor yang memiliki data survei bawah laut dengan menggunakan perkembangan alat yang semakin canggih, seperti multibeam. Oleh karena itu, masih banyak laut di Indonesia untuk disurvei kembali dengan data terbaru.
"Masih banyak yang belum disurvei, karena data saat ini masih pakai data yang lama dan belum seluruhnya update. Contohnya, pada zaman Belanda masih menggunakan pengukuran tali hingga belum menyentuh dasar laut," jelasnya.
Baca: KSAU: SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Suatu Bangsa
Dengan semakin banyaknya data survei dari masing-masing surveyor tersebut, Nurhidayat mengatakan kegiatan pemasangan pipa dan kabel bawah laut seharusnya bisa teratur dan tidak dilakukan sembarangan.
"Diharapkan dengan adanya aplikasi tersebut, pengerjaan pemasangan pipa dan kabel laut dapat diselesaikan dalam satu bulan," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































