HANKAM

Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Perlu Sinergi Seluruh Komponen Bangsa

Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Perlu Sinergi Seluruh Komponen Bangsa
Photo. Dok: Dispenau

Bandung (IDM) -Pentingnya peran TNI-Polri beserta komponen bangsa lainnya dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi guna mewujudkan Indonesia Tangguh.

Hal tersebut disampaikan Dansesko TNI Marsda TNI Diyah Yudhanardi saat menutup Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Tahun 2021 secara daring di Grha Widya Adibrata, Sesko TNI, Bandung, diikuti Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI, Peserta Didik (Serdik) Sespimti Lemdiklat Polri, Pasis Sesko Angkatan, dan Serdik Sespimmen Lemdiklat Polri, Jumat (11/06/2021).

Menurutnya Dansesko, berbagai hal telah dibahas dan didiskusikan secara mendalam pada seminar PKB Juang yang tentunya dapat diimplementasikan dalam menjawab segala tantangan tugas dengan meningkatkan kepedulian sebagai anak bangsa, yang memiliki jati diri guna menghadapi pengaruh yang berkembang saat ini.

"Melalui kegiatan ini, para Pasis dan Serdik dapat membuka cakrawala pandang, ide, dan gagasan yang lebih luas serta berpikir secara komprehensif dalam menentukan masa depan sesuai peran dan fungsi penugasan sesuai bidangnya masing-masing,” ujarnya.

Selama lima hari pelaksanaan, PKB Kejuangan telah berhasil merumuskan gagasan dalam bentuk naskah induk Pasis Sesko TNI dan Serdik Sespimti Lemdiklat Polri dengan judul “Konsepsi Peran TNI Polri Beserta Komponen Bangsa Lainnya Dalam Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Guna Mewujudkan Indonesia Tangguh Dalam Rangka Keberlangsungan Pembangunan Nasional” serta Pasis Sesko Angkatan dan Serdik Sespimmen Lemdiklat Polri dengan judul “Optimalisasi Peran TNI Polri Beserta Komponen Bangsa Lainnya Dalam Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Terwujudnya Indonesia Tangguh”.

Sementara itu, Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., yang turut menyaksikan secara daring mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi guna mewujudkan Indonesia Tangguh adalah sinergitas dan integrasi TNI Polri beserta komponen bangsa lainnya.

“Momentum ini dapat dijadikan awal yang baik untuk terus mengembangkan inovasi dan kreativitas untuk terus mendukung program pemerintah, yang terpenting saat ini yaitu percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Bertemakan “TNI Polri Beserta Komponen Bangsa Lainnya Siap Melaksanakan Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Guna Mewujudkan Indonesia Tangguh”, kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan diikuti oleh 1.376 Pasis dan Serdik yang terdiri dari 200 Pasis Sesko TNI, 150 Serdik Sespimti Lemdiklat Polri, 450 Pasis Seskoad, 175 Pasis Seskoal, 127 Pasis Seskoau, dan 274 Serdik Sespimmen Lemdiklat Polri. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.