HANKAM

Pemerintah Rumuskan Pembentukan Satgas Siber dan Kecerdasan Artifisial Terpadu

Pembentukan Satgas Siber.
Pemerintah sedang merumuskan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Siber dan Kecerdasan Artifisial Terpadu. Kementerian Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) telah mengadakan rapat untuk merumuskan satgas tersebut di kawasan Cibubur, Jawa Barat, Selasa (15/7/2025). (Foto: Dok. Kemenko Polkam)

Jakarta, IDM – Pemerintah melalui Kementerian Bidang Politik dan Keamanan sedang merumuskan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Siber dan Kecerdasan Artifisial Terpadu.

Kemenko Polkam telah mengadakan rapat untuk merumuskan satgas tersebut di kawasan Cibubur, Jawa Barat, Selasa (15/7).

Baca Juga: Catat Sejarah Baru, Prabowo: Suatu Kehormatan Bisa Pimpin Defile di Bastille Day

“Kami merumuskan satuan tugas nasional yang mampu menjadi pilar utama dalam menjaga keamanan siber dan mengelola tata kelola kecerdasan buatan secara terpadu, inklusif, dan berlandaskan hukum,” kata Deputi Bidkoor Kominfo Kemenko Polkam Marsda TNI Eko Dono Indarto dalam siaran pers Kemenko Polkam, Rabu (16/7).

Adapun dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN )2025-2029, penguatan keamanan siber, perlindungan data pribadi, dan tata kelola kecerdasan buatan telah ditetapkan sebagai prioritas nasional.

“Maka pembentukan satgas ini bukan hanya relevan, tetapi merupakan penjabaran konkret dari amanat pembangunan jangka menengah kita,” ujar Eko Dono.

Eko Dono menyampaikan dalam rapat tersebut terkait konsep dan draf keputusan presiden (Keppres) dari satgas. Ia menyebut satgas dibentuk sebagai tonggak penting dalam membangun ruang digital Indonesia yang aman, tangguh, dan berdaya saing global.

Baca Juga: Pimpin Peringatan Tahun Baru Islam, Pangkostrad Ajak Seluruh Prajurit Evaluasi Diri

“Kita tidak sedang membangun pagar biasa. Kita sedang menyusun benteng digital nasional yang akan melindungi generasi hari ini dan esok,” tutur Eko Dono.

Eko Dono berharap rapat tersebut menghasilkan kesepakatan yang membawa dampak bagi keamanan nasional, perlindungan data, dan tata kelola kecerdasan artifisial di Indonesia. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.