Pelukan Bahagia Orang Tua Iringi Lulusan Bintara TNI AD

Jakarta, IDM – Pelukan bahagia para orang tua iringi lulusan prajurit Pendidikan Pertama Bintara TNI AD di Kodam I/Bukit Barisan (BB). Para prajurit kini resmi berpangkat Sersan Dua (Serda).
Pangdam Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto yang memimpin upacara kelulusan di Lapangan Jenderal Soedirman Markas Rindam I/BB, Pematangsiantar, pada Kamis (9/1/2025) mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan anak-anaknya dididik menjadi prajurit Bintara.
Baca Juga: Bahas Ketahanan Pangan Nasional, Pangdam IM Bertemu Dewas Bulog
Upacara ini menandai berakhirnya Pendidikan Bintara Prajurit Karier TNI AD TA 2024 yang telah berlangsung selama lebih dari tiga bulan.

Rio juga menyampaikan ucapan selamat kepada para Bintara Remaja dan mengingatkan mereka untuk menjaga kebugaran tubuh agar siap mengikuti pendidikan kecabangan selanjutnya. Dan ia berpesan untuk senantiasa menjaga dan mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta 8 Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari, di manapun mereka berada.

Baca Juga: Seskoal Akan Siapkan Ribuan Porsi Makan Bergizi Gratis untuk Murid TK-SMA
“Pendidikan Pertama Bintara bertujuan untuk membentuk prajurit yang disiplin, loyal, dan profesional, serta memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan, tetap menjaga kondisi jasmani yang samapta,” kata Rio dikutip keterangan Pendam I/BB, Jumat, (10/1). (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































