HANKAM

Pelihara Stabilitas Kawasan, TNI AL Jadi Tuan Rumah ANCM Roadmap

Pelihara Stabilitas Kawasan, TNI AL Jadi Tuan Rumah ANCM Roadmap
Dok: Dispenal

Jakarta, IDM - TNI AL bersama para perwakilan angkatan laut negara ASEAN, melaksanakan perencanaan dan penyusunan panduan program kegiatan serta petunjuk forum ASEAN Navy Chiefs’ Meeting (ANCM) 2024-2032.

Dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (26/10), pertemuan dilaksanakan di Batam mulai 24-26 Oktober dan dihadiri 35 partisipan yang terdiri dari para perwakilan angkatan laut negara ASEAN serta para Atase Pertahanan maupun Atase Laut negara ASEAN di Jakarta.

Dikarenakan masa berlaku ANCM roadmap akan habis pada 2023 nanti, TNI AL pun membentuk suatu kelompok kerja untuk mengevaluasi ANCM roadmap 2015-2023, merencanakan serta menyusun ANCM roadmap 2024-2032.

Nantinya, hasil dalam forum tersebut dapat digunakan sebagai panduan program kegiatan interaksi angkatan laut negara-negara ASEAN untuk penguatan kerja sama dan menjamin stabilitas keamanan regional di masa yang akan datang.

Sebelumnya, acara yang dikemas dengan tema "ANCM Roadmap Working Group" ini adalah salah satu hasil kesepakatan bersama dari seluruh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) negara-negara ASEAN pada perhelatan 16th ANCM di Bali pada Agustus lalu. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.