HANKAM

Pelatihan Komcad ASN Gelombang Pertama akan Dibuka di Halim Besok

komcad
Rangkaian pelatihan dasar militer atau komcad bagi ASN telah dimulai dengan pemberangkatan para ASN dari Monumen Nasional, Jakarta Pusat. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Pelatihan dasar militer atau komponen cadangan (komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN) gelombang pertama akan dibuka di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Setjen Kemhan) RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan RI Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema dijadwalkan membuka upacara pembukaan tersebut.

“Kabacadnas dijadwalkan yang menjadi inspektur upacara (irup),” kata Rico kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), Selasa (21/4).

Baca Juga: Marinir Perketat Pengamanan Pulau Rondo Aceh, Pantau Aktivitas Ilegal

Rangkaian pelatihan telah dimulai dengan pemberangkatan para ASN dari Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (13/4).

Para ASN diberangkatkan ke enam lembaga pendidikan (lemdik) militer untuk diambil data jasmani, psikologi, dan ideologi. Enam lemdik tersebut antara lain Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) Jaya, Pasmar 1 Cilandak, Wingdik 500 Pangkalan TNI AU (Lanud) Atang Sendjaja, Pusdikkes TNI AD Kramat Jati, Puskom Bela Negara Rumpin Bogor, dan Lanud Halim Perdanakusuma.

Sebanyak 2.019 ASN kementerian/lembaga yang diberangkatkan telah melewati tes administrasi dan kesehatan.

Baca Juga: Dampak Konflik AS dan Iran Masih Meluas, Panglima TNI Minta Prajurit Tetap Siaga

Adapun dasar dari latihan dasar militer (latsarmil) adalah Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional (PSDN) untuk pertahanan negara dan Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 3 Tahun 2021 tentang pembentukan, penetapan, dan pembinaan komponen cadangan. Terlebih, konsep pertahanan Indonesia menganut sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).

Latsarmil akan dilaksanakan terlebih dulu terhadap sekitar 4.000 ASN kementerian/lembaga di Jakarta dan sekitarnya. Pelatihan akan dilaksanakan lewat dua gelombang. Setiap gelombang satu setengah bulan.

Para ASN yang melaksanakan latsarmil diproyeksikan menjadi komcad. Setelah latsarmil, mereka akan kembali ke posisi semula sebagai ASN di kementerian/lembaga. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.