Pelaku Kabur, TNI AL Amankan Koper Isi 30 Ribu Benih Lobster di Juanda

Jakarta, IDM – Personel gabungan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNI AL dan keamanan Bandara Internasional Juanda menggagalkan penyelundupan 30.789 ekor benih bening lobster (BBL) tujuan Singapura di Bandara Juanda, Sidoarjo, Sabtu (22/8). Pelaku melarikan diri ke tengah antrean penumpang dan meninggalkan koper di lokasi.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul menyampaikan, prajurit TNI AL menggagalkan pengiriman benih lobster tanpa dokumen resmi tersebut saat mengawasi pintu keberangkatan internasional bersama petugas bandara.
Baca Juga: TNI AL Sisir Titik Karhutla di Kalimantan hingga Riau
"Prajurit jajaran TNI AL terus memperketat pengawasan di pintu keluar masuk transportasi udara dan laut untuk mencegah penyelundupan komoditas laut yang dilindungi, sekaligus menindak tegas jaringan perdagangan satwa ilegal yang merugikan negara," kata Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (24/8).
Peristiwa bermula sekitar pukul 08.37 WIB saat petugas meja lapor diri keberangkatan (check-in counter) mencurigai seorang calon penumpang berinisial IWJ (58). Pelaku tampak panik dan memberikan keterangan mencurigakan saat petugas memverifikasi identitasnya.
Melihat antrean penumpang yang mulai memadat, pria tersebut mendadak kabur menyelinap ke kerumunan dan meninggalkan satu koper kargo abu-abu di depan meja lapor diri.
Mendapati tas tanpa pemilik, tim gabungan membawa koper tersebut ke mesin pemindai sinar-X. Layar monitor memunculkan citra gumpalan bahan organik berwarna jingga, sehingga petugas membuka paksa koper untuk memeriksa isinya secara langsung.
Petugas mendapati 17 kantong plastik berisi puluhan ribu benih lobster yang terbungkus lapisan kertas koran bersama es batu pendingin. Muatan tersebut terdiri atas 15 kantong plastik masing-masing memuat 2.000 ekor benih lobster, satu kantong berisi 400 ekor, serta satu kantong berisi 389 ekor.
Baca Juga: TNI AL dan Malaysia Rancang Patroli Bersama Selat Malaka untuk 2027
Pelaku sedianya menerbangkan puluhan ribu benih lobster selundupan tersebut menuju Singapura menggunakan maskapai Scoot dengan nomor penerbangan TR-297.
Saat ini Satgaspam TNI AL bersama petugas keamanan bandara telah menyisir seluruh area Terminal 2 serta memeriksa rekaman kamera pemantau (CCTV) untuk memburu keberadaan IWJ yang kini berstatus buron. Petugas telah menyerahkan seluruh barang bukti benih lobster ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur untuk proses pencacahan, serta melimpahkan kasus penyelundupan ini ke Polresta Sidoarjo guna penyelidikan lebih lanjut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































