HANKAM

Pelajari Dasar Penerbangan dan Airmanship, Ratusan Karbol AAU Ikuti Latihan Terbang Layang

Karbol (Taruna)
Wagub AAU Marsma TNI Daan Sulfi saat memasang badge tanda pembukaan latihan terbang layang 2023 kepada salah satu Karbol Tingkat II AAU. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM - Sebanyak 141 Karbol (Taruna) Tingkat II Akademi Angkatan Udara (AAU) siap mengikuti latihan terbang layang 2023. Latihan ini dijadwalkan untuk digelar selama empat bulan, mulai dari 18 Januari sampai April 2023 di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

Melansir tni-au.mil.id, latihan terbang layang digelar agar para Karbol dapat mempelajari dasar (basic) penerbangan, karakteristik pesawat terbang, serta airmanship. Tidak hanya itu, para Karbol juga harus menanamkan semangat cinta dirgantara dan kebanggaan sebagai calon perwira Angkatan Udara di masa depan melalui latihan ini.

Untuk mencapai tujuan tersebut, nantinya ratusan Karbol AAU akan dibagi menjadi 12 kelompok terbang dengan sejumlah materi latihan yang meliputi ground school dan bina terbang.

Karbol (Taruna)
Ratusan Karbol Tingkat II AAU saat mengikuti upacara pembukaan latihan terbang layang 2023. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Sebelum pelaksanaan, latihan terbang layang 2023 terlebih dahulu dibuka dengan upacara yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Angkatan Udara (Wagub AAU) Marsma TNI Daan Sulfi di lapangan Dirgantara, Ksatrian AAU, Yogyakarta, Rabu (18/1).

Gubernur AAU, Marsda TNI Eko D. Indarto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wagub AAU berpesan agar para Karbol dapat tetap fokus dan sungguh-sungguh dalam mengikuti latihan ini.

“Apa yang dilaksanakan ini merupakan bekal dalam melaksanakan tugas kelak sebagai insan TNI Angkatan Udara,” pesan Eko.

Sementara itu, kepada para instruktur, pelatih, dan pengasuh serta jajaran Departemen Matra, Gubernur AAU berpesan agar mereka senantiasa menerapkan disiplin flying safety kepada para Karbol sehingga nantinya latihan ini dapat terlaksana dengan aman dan baik.

Baca: Tim Inspeksi PBB Apresiasi Unsur Satgas TNI Konga UNIFIL

“Kesalahan sekecil apapun harus dihindari dan zero tolerance bagi para Karbol yang melakukan pelanggaran disiplin," tegas Eko.

"Tetap fokus dan semaksimal mungkin hindari potensi incident maupun accident dengan melaksanakan check and recheck serta persiapan yang matang secara menyeluruh mulai pre flight hingga post flight,” tutup Gubernur AAU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.