Peduli Sesama, Lanud Atang Sendjaja Kukuhkan Unit Pengumpul Zakat

Jakarta, IDM - Lanud Atang Sendjaja (Ats) menggelar acara pengukuhan unit pengumpul zakat (UPZ) dalam rangka merealisasikan peningkatan kegiatan berzakat, berinfak dan bersedekah yang digelar di Masjid At-Taqwa Lanud Ats, Bogor, Kamis (19/10).
"Dengan keikhlasan berzakat, berinfak, maupun bersedekah, insyaallah, akan mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta kepedulian terhadap sesama," ungkap Danlanud Ats Marsma TNI M. Taufiq Arasj.
Baca Juga: Lagi, KKB Serang Pekerja Puskesmas di Kabupaten Puncak, 1 Meninggal 2 Luka-luka
Dalam implementasinya, Kepala Baznas Kabupaten Bogor, Lesmana mengungkap bahwa Baznas Kabupaten Bogor akan bekerjasama dengan Lanud Atang Sendjaja dalam kegiatan pelaksanaan zakat, infak dan sedekah ini.

"Terima kasih kepada Danlanud Atang Sendjaja beserta jajaran atas akan terselenggaranya rencana pengumpulan zakat, infak dan sedekah dari personel Lanud Atang Sendjaja, Wingdik 500/99 Umum dan jajaran, serta Kipan C Yonko 467 Pasgat," kata Lesmana.
Baca Juga: PTDI Teken Kerja Sama untuk Perluas Ekspor Pesawat ke Cina
Dikutip dari keterangan Penerangan Ats, Sabtu (21/10) zakat, infak dan sedekah yang nantinya telah terkumpul akan diserahkan kepada Baznas Kabupaten Bogor dan akan didistribusikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, sehingga tepat sasaran. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































